3 Cara Sederhana Mengetahui Ciri Orang Hamil

Di dalam 2 minggu pertama kehamilan, bisa dibilang cukup sulit untuk Anda bisa mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak karena beberapa ciri orang hamil yang tidak terlihat. Namun jika Anda mengalami suatu perubahan yang mana tidak seperti biasam maka terdapat kemungkinan jika Anda hamil. Adapun beberapa perubahan tersebut adalah perubahan nafsu makan, kemudian perubahan bentuk fisik, contohnya saja seperti merasa sakit, nyeri ataupun mual. Dan jika memang beberapa tanda tersebut Anda alami serta terlambat haid, maka Anda bisa mencoba untuk melakukan tes kehamilan ataupun memeriksakan diri ke dokter, dengan demikian Anda bisa mengetahui secara pasti apakah Anda sedang hamil atau tidak. Bicara tentang perubahan yang dialami pada saat hamil, berikut ini adalah cara mengetahuinya:

Mengamati Perubahan Energi Dan Suasana Hati

Yang pertama adalah Anda bisa mengamati perubahan dari energi dan juga suasana hati, dalam artian memperhatikan tingkat energi secara keseluruhan, seperti kelelahan contohnya. Meskipun tidak merubah waktu tidur maupun rutinitas dalam sehari – hari, Anda bisa saja merasakan lelah di sepanjang hari. Dan rasa lelah tersebut juga terjadi tanpa sebab, jika hal tersebut terjadi, maka bisa menjadi salah satu tanda awal dari kehamilan. Kemudian Anda bisa memperhatikan selera makan, dalam artian jika Anda merasa ingin makan makanan tertentu atau bahkan makanan yang dulunya tidak Anda suka, dan sebaliknya Anda tidak selera atau benci dengan makanan favorit, itu bisa menjadi tanda jika Anda sedang hamil. Selain itu Anda juga bisa memperhatikan suasana hati Anda, apakah berubah – ubah atau tidak. Jika dirasa Anda lebih mudah frustasi, marah, sedih ataupun emosional, maka juga bisa menjadi sebuah tanda kehamilan.

Memperhatikan Perubahann Fisik

Kemudian yang kedua adalah Anda perlu memperhatikan perubahan fisik, Anda bisa mencoba untuk mencatat siklus menstruasi, dalam artian haid yang tidak datang, memang biasanya menjadi sebuah tanda awal dari kehamilan. Oleh karena itu Anda bisa mencatat siklus menstruasi untuk bisa mengetahui kira – kira kapan waktu menstruasi tiba. Jika Anda tidak datang bulan saat waktu tiba, maka kemungkinan menjadi tanda awal kehamilan. Kemudian Anda juga bisa memperhatikan munculnya perasaan mual yang mana tidak seperti biasa. Sebagian wanita hamil memang mengalami mual pada saat hamil, kemudian perut bisa saja terasa sakit sewaktu – waktu. Selain itu bau tertentu juga dapat memicu timbulnya rasa mual. Anda juga bisa memperhatikan darah yang mungkin muncul, bercak darah yang muncul saat awal kehamilan berbeda dengan darah haid, hal tersebut dikarenakan terjadinya pendarahan pada saat terjadiya implantasi. Lalu seseorang yang sedang hamil biasanya juga merasakan kram pada perut bagian bawah dan juga merasa nyeri di bagian payudara. Selain itu biasanya seorang wanita yang sedang hamil juga akan mengalami buang air yang terlalu sering.

Melakukan Pemeriksaan Secara Medis

Selain itu Anda juga bisa melakukan pemeriksaan secara medis, dalam artian jika Anda merasakan beberapa ciri orang hamil tersebut, serta diperkuat dengan tidak datangnya haid, maka Anda bisa melakukan sebuah pemeriksaan medis. Adapun beberapa di antaranya adalah melakukan tes kehamilan dengan menggunakan testpack. Anda bisa mengikuti petunjuk yang sudah tertera di kemasan dan lakukan hal tersebut di rumah. Untuk melakukannya Anda harus menampung urin dan mencelupkan testpack tersebut, jika terdapat 2 garis merah, biasanya Anda positif hamil, sedangkan jika 1 garis merah Anda negatif. Kemudian Anda juga bisa mencoba untuk pergi ke dokter kandungan, setelah melakukan tes kehamilan dengan testpack, Anda bisa melanjutkan pemeriksaan ke dokter untuk semakin memastikan apakah Anda sedang hamil atau tidak. Biasanya dokter nantinya akan menanyakan beberapa hal kepada Anda. Selain itu Anda juga sangat perlu untuk mencari dukungan, kehamilan memang dapat menjadi sebuah pengalaman yang cukup emosional. Jika memang Anda merasa stres pada saat menunggu hasil dari tes kehamilan tersebut, maka Anda bisa mencoba untuk berbicara dengan teman, kemudian keluarga dan teruama dengan suami tentang emosi yang saat itu Anda rasakan. Selain itu jika memang diperlukan, maka Anda bisa mencoba untuk berkonsultasi dengan seorang terapis.

Baca tips lainnya seputar Kehamilan dan Mama Modern di Rumpibayi.com